Visi, Misi & Tujuan

Visi Program Studi Agribisnis Unsika :
“Menjadi Program Studi Inovatif, Kompetitif, dan Unggul dalam Menghasilkan Lulusan yang Kompeten di Bidang Agribisnis, Berbasis pada Sistem Pertanian Berkelanjutan (Sustainable Agricultural System) di Tingkat Nasional pada Tahun 2036”

Misi Program Studi Agribisnis Unsika :

  1. Menyelenggarakan pendidikan akademis dan profesional di bidang Agribisnis untuk menciptakan lulusan yang profesional, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas dan berakhlak mulia.
  2. Merencanakan dan melaksanakan penelitian dan publikasi ilmiah di Bidang Agribisnis untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan pembelajaran serta kepentingan praktis dunia usaha dan pemberdayaan masyarakat.
  3. Merencanakan dan melaksanakan pengabdian masyarakat dan melakukan kerja sama dengan stakeholder dan pelaku Agribisnis serta lembaga penunjang dalam pengembangan Agribisnis untuk mengimplementasikan hasil-hasil penelitian.
  4. Membangun kemitraan yang profesional dengan komunitas lokal, nasional dan internasional di bidang Agribisnis dan non Agribisnis.
  5. Melakukan kerjasama lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas profesi dalam memecahkan masalah pembangunan.
  6. Menjadikan pusat kajian dalam Bidang Agribisnis.

Tujuan Program Studi Agribisnis Unsika :

  1. Menjadi Pengusaha (enterpreneur) Agribisnis, Manajer dan Pelaksana Agribisnis, Manajer dan Pelaksana Pembangunan, Penyuluh (Change Agent), Pemberdaya Masyarakat, dan Pendidik, Asisten peneliti dan Konsultan Agribisnis.
  2. Melakukan kajian secara menyeluruh ketertarikan elemen-elemen pada sistem agribisnis, mengkaji, menilai dan mengidentifikasi keadaan serta membuat perencanaan dan rancang bangun sistem Agribisnis.
  3. Berperan dalam kegiatan agribisnis, baik sebagai pelaku produksi maupun pengelola agribisnis hulu (upstream agribussiness), subsistem usahatani (on-farm agribussiness), maupun subsistem agribisnis hilir (down-stream agribussiness), pelaku pada subsistem pengolahan hasil pertanian, pemasaran, sebagai wirausahawan dan atau enterpreneur.
  4. Berperan dalam pembuatan kebajikan sebagai subsistem penunjang berkenaan dengan pengembangan agribisnis.
  5. Berperan dalam subsistem penunjang sebagai penyedia jasa dan sumberdaya bagi agribisnis.